Polres Purbalingga – Polsek Purbalingga memberikan pembinaan dan edukasi tentang bahaya perundungan (bullying) kepada 250 siswa SMP IT Harapan Umat, Rabu (28/10/2026). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran siswa untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari bullying.
Kanit Binmas Aiptu Sutikno selalu narasumber menyampaikan materi mengenai dampak negatif bullying terhadap korban. Disampaikan pesan pentingnya menumbuhkan sikap saling menghormati dan menghargai antarsesama.
“Kami mengajak siswa agar tidak melakukan tindakan bullying, baik fisik, verbal, maupun melalui media sosial baik di lingkungan sekolah maupun lingkungan tempat tinggal,” ujar Aiptu Sutikno.
Aiptu Sutikno juga menyampaikan bahwa bullying bukanlah tindakan yang dapat dibenarkan. Karena tindakan tersebut bisa berdampak buruk pada psikologis, kepercayaan diri, dan menganggu proses belajar korban.
“Siswa juga harus berani menolak, tidak ikut-ikutan, dan segera melaporkan kepada guru bila mengetahui adanya tindakan perundungan,” pesannya.
Kepala SMP IT Harapan Umat, Misyono, mengapresiasi pembinaan yang diberikan Polsek Purbalingga kepada siswa. Menurutnya, edukasi tentang bahaya bullying penting untuk mencegah perilaku tersebut siswa sejak dini.
“Kami berterima kasih kepada Polsek Purbalingga atas pembinaan ini. Materi yang disampaikan sangat bermanfaat sebagai bekal bagi anak-anak agar saling menghargai dan menciptakan lingkungan sekolah bebas bullying,” ungkap Misyono.
Polsek Purbalingga menegaskan komitmennya mendukung pencegahan perundungan di sekolah. Sinergi antara kepolisian dan pihak sekolah diharapkan mampu menciptakan suasana belajar yang kondusif, aman, dan nyaman bagi seluruh siswa.
(Humas Polres Purbalingga)











